Persamaan Akuntansi (Accounting Equation)
Aktiva (Assets)
Kewajiban (Liabilities)
Modal Pemilik (Owners Equity)
Transaksi Bisnis (Business Transaction)
Utang Usaha (Account Payable)
Beban dibayar di muka (Prepaid Expenses)
Pendapatan (Revenue)
Penjualan (Sales)
Pendapatan Jasa (Fees Earned)
Pendapatan Sewa (Rent Revenue)
Pendapatan Bunga (Interest Revenue)
Penjualan Kredit (Sales on Account)
Pendapatan Jasa secara kredit (Fees on Account)
Piutang Usaha (Account Receivable)
Beban (Expenses)
Laba Bersih (Net Income/ Net Profit)
Rugi Bersih (Net Loss)
Balance Sheet (Neraca)
Laporan Keuangan (Financial Statements)
Laporan Laba Rugi (Income Statement)
Sabtu, 07 September 2013
STRATEGI BISNIS
Dalam usaha diperlukan adanya strategi-strategi tertentu agar usahanya dapat tetap eksis dalam persaingan dan tentunya untuk memperoleh laba yang maksimal.
Strategi Bisnis: serangkaian rencana dan tindakan terintegrasi yang didesain bagi perusahaan sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan melebihi pesaingnya sekaligus untuk memaksimalkan laba.
Macam-macam Strategi Bisnis:
Strategi Bisnis: serangkaian rencana dan tindakan terintegrasi yang didesain bagi perusahaan sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan melebihi pesaingnya sekaligus untuk memaksimalkan laba.
Macam-macam Strategi Bisnis:
- Strategi Biaya Rendah (Low Cost Strategy): perusahaan menghasilkan produk atau jasa dengan biaya produksi yang lebih rendah dibandingkan dengan pesaingnya.
Cara memperoleh biaya yang rendah:- Pengendalian anggaran yang ketat
- Penerapan teknologi sederhana
- Pelatihan modern
- Menjalin relasi dengan supplier
- pesaing akan mencapai biaya yang lebih rendah dengan meniru atau mengembangkan kemajuan teknologi
- pesaing melakukan diferensiasi produk dengan cara-cara tertentu sehingga konsumen tidak tertarik lagi pada produk yang standar dan produk tanpa tambahan apapun
- Strategi Diferensiasi (Differentiation Strategy): perusahaan menghasilkan produk atau jasa yang memiliki kekhususan atau keunikan karakter. Hal ini memungkinkan konsumen untuk membayar dengan harga yang lebih tinggi (premium price) dibandingkan harga yang umum.
Cara mendiferensiasikan produk:- Investasi dalam teknologi manufaktur
- Pelayanan kepada konsumen
- Produk atau jasa harus benar-benar unik dalam kualitas, keandalan, citra dan desain
- Sistem informasi perilaku konsumen
- Ketatnya persaingan bisnis, agar konsumen tidak bosan
- Untuk menarik minat konsumen serta menambah keuntungan
- Strategi Kombinasi atau Gabungan (Combination Strategy): perusahaan yang mengembangkan produk atau jasa yang unik dengan biaya yang rendah.
Alasan menggunakan strategi ini:- Ketatnya persaingan sehingga harus turun harga dan pintar dalam mengemas produk
- Agar lebih eksis, karena kalau tidak maka bisa bangkrut atau jalan di tempat usahanya
JENIS-JENIS ORGANISASI PERUSAHAAN
Secara umum ada 3 bentuk perusahaan (berdasarkan kepemilikannya) yaitu:
- Perusahaan Perorangan (Proprietorship): perusahaan yang dimiliki oleh perorangan.
Kelebihan: mudah mengelola dan biayanya rendah
Kelemahan: sumber daya keuangan terbatas pada harta milik pribadi. - Persekutuan (partnership): Perusahaan yang dimiliki oleh dua orang atau lebih.
Kelebihan: Tiap anggota bertanggung jawab atas segala kerugian, modal lebih banyak
Kelemahan: Susah mengambil keputusan dan mengelolanya - Korporasi atau persekutuan (Corporation): perusahaan yang dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah sebagai suatu badan hukum yang terpisah. Kepemilikan korporasi terbagi dalam lembar saham atau sero.
Kelebihan: mendapat sumber dana yang besar.
Kelemahan: biaya pendirian yang susah dan pajak yang besar
JENIS-JENIS PERUSAHAAN
Secara umum ada 3 jenis perusahaan yang beroperasi untuk menghasilkan laba yaitu:
- Perusahaan Manufaktur (Manufacturing Business): perusahaan yang mengolah bahan mentah atau setengah jadi menjadi produk yang dapat dijual kepada konsumen. contoh: perusahaan Nike dengan produk sepatu dan perusahaan Boeing dengan produk pesawat terbang.
- Perusahaan Dagang (Merchandising Business): perusahaan yang membeli produk dari perusahaan lain yang kemudian dijual kepada konsumen. Contoh: Alfamart, Hartono
- Perusahaan Jasa (Services Business): perusahaan yang menghasilkan jasa dan menjual jasanya kepada konsumen. Contoh: Garuda Air Lines, Ancol, dan Speedy
Langganan:
Postingan (Atom)